Memilih Jenis Kain yang Nyaman untuk Gamis Syar’i

Untuk kamu yang baru memutuskan untuk hijrah pastinya akan menghadapi beberapa tantangan dalam memilih busana untuk di pakai karena setidaknya sebagian dari pakaian yang biasa kamu kenakan sudah tidak bisa lagi kamu pakai untuk keluar rumah dan selanjutnya kamu harus mulai mencari busana yang sesuai dengan syariat islam.

Salah satu pakaian yang sesuai dengan kebutuhan-mu adalah gamis syar’i. Gamis adalah model pakaian yang berasal dari wilayah timur tengah dengan ciri dibuat dari satu potongan kain lurus dari atas hingga ke bawah. Banyak yang mengira gamis hanya di peruntukan untuk wanita saja, padahal ada juga model gamis untuk pria. Perbedaannya adalah jika untuk pria panjang gamis hanya hingga ke bawah lutut atau setengah betis, sementara untuk wanita gamis memanjang hingga ke mata kaki.

gamis syari

Lalu Apa yang Dimaksud dengan Gamis Syar’i?

Seiring dengan perkembangan zaman, dunia fashion selalu mengalami perkembangan. Begitu juga dengan perkembangan model pakaian gamis yang mulai dipengaruhi oleh fashion dari berbagai penjuru dunia. Karena evolusi inilah mulai muncul nama-nama baru untuk gamis, sementara untuk gamis yang masih mempertahankan model sesuai dengan syariat dan tuntunan islam disebut dengan gamis syar’i.

Untuk para wanita, terkadang mereka masih kebingungan untuk membedakan antara gamis dan abaya. Abaya juga masih satu model pakaian yang berasal dari jazirah arab seperti gamis. Meski mirip, gamis dan abaya memiliki perbedaan dari segi bahan dan potongan.

Potongan yang digunakan pada pakaian gamis cenderung lurus dan bahan bahan yang digunakan juga bisa sangat beragam, mulai dari katun, siffon, jersey, dan lain sebagainya. Sementara untuk abaya, potongan modelnya sedikit ramping di bagian bawah dada dan melebar ke bawah (umbrella line atau A-line). Bahan-bahan yang digunakan juga tidak sebanyak gamis dan cenderung menggunakan warna gelap seperti jet black, super black, dan jenis-jenis kain semacamnya.

Jenis Gamis Apa yang Nyaman Untuk Dipakai?

Untuk menjawab pertanyaan ini kita harus lebih dalam mempelajari tentang bahan-bahan yang digunakan untuk membuat gamis. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kain untuk membuat gamis sangat bermacam-macam jenisnya. Yuk, kita pelajari satu per satu.

Jersey

Bahan kain ini terbilang baru dalam dunia gamis dan mulai populer dikalangan wanita muslimah. Bahannya yang lembut dan jatuh memberikan kesan yang indah dan menawan tanpa harus memperlihatkan bentuk tubuh pemakainya.

gamis syari jersey

Bahan ini juga bisa dipadu padankan dengan aksen lipit di bagian dada agar menimbulkan ilusi ruang dan membuat gamis terlihat lebih lega. Gamis jenis ini juga biasanya dilengkapi dengan asesoris seperti brokat agar gamis tidak terlihat monoton.

Ceruti dan Siffon

Jika dilihat sekilas, ceruti dan siffon memang hampir mirip dan cukup sulit dibedakan. Namun jika dibandingkan, ceruti memiliki tekstur yang lebih lembut dan lebih mudah untuk dibentuk dibandingkan siffon yang memiliki karakteristik licin dan tampak kaku ketika dibentuk.

gamis syari bahan ceruti sifon

Gamis berbahan kedua kain ini banyak dipilih karena memiliki warna yang lebih menarik dibandingkan dengan gamis dengan bahan lainnya. Namun begitu, ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan ketika memilih kedua bahan ini.

Jika kamu menyukai busana yang tidak terlalu mencolok dengan warna-warna soft namun masih memberi kesan menarik, kamu direkomendasikan untuk memilih ceruti. Tapi jika kamu adalah tipe wanita yang ingin tampil berani, kamu akan menyukai gamis berbahan siffon yang memiliki motif yang sangat beragam.

Wolfis

Cocok untuk kamu yang tidak suka memakai manset atau pakaian yang berlapis-lapis karena kain jenis ini relatif tebal dibanding bahan lainnya. Karena kainnya yang tebal bahan ini jadi tidak menerawang dan biasanya gamis wolfis juga tidak dilengkapi furing seperti bahan ceruti atau siffon maka tidak akan membuat kamu kegerahan.

gamis syari wolfis

Selain adem, warna-warna kain wolfis juga cenderung netral jadi kamu bisa pakai gamis ini untuk aktifitas keseharian kamu di luar atau dalam rumah.

Satin

Jarang orang menggunakan gamis berbahan satin untuk sehari-hari karena kain jenis ini memberikan citra yang mewah dan mahal bagi penyandangnya. Jika kamu akan menghadiri sebuah pesta pernikahan atau acara pengajian mungkin kamu akan memilih gamis jenis ini. Satin memiliki karakteristik yang licin dan lembut seperti sutra dengan warna yang mengkilap akan membuat kamu terlihat mencolok meski berada di tengah keramaian.

 

Sebetulnya masih banyak kain lain yang biasa digunakan untuk bahan gamis. Apapun bahan yang akan kamu pakai, yang paling penting adalah model yang dikenakan membuat kamu percaya diri serta nyaman dan yang paling penting adalah tidak keluar dari apa yang telah disyariatkan oleh agama. Kamu selalu bisa memadu padankan gamis dengan model kerudung yang kamu pakai, jangan lupa juga untuk mencari warna-warna yang sesuai dengan kepribadian kamu.